Perasaan Ronaldo, Keluarganya, dan Bagaimana menjadi Sorang Ayah

Perasaan Ronaldo, Keluarganya, dan Bagaimana menjadi Sorang Ayah (sumber: Sky Sport)

Dalam Penerawangan terakhir yang dilakukan oleh The Players' Tribune (Sky Sport} terbaru, Cristiano Ronaldo memaparkan wawasan dengan penuh perasaan tentang betapa penting keluarganya dan bagaimana dengan menjadi seorang ayah merubah cara pandangannya.

Berikut ini adalah ungkapan perasaan Ronaldo mengenai sepakbola dan keluarganya:

"Ketika saya bermain sebagai seorang pemain sepakbola profesional di usia 17 tahun, Ibu saya hampir tidak bisa menonton karena stress," kata Ronaldo, seperti yang dilansir dari sky sports.

"Beliau akan datang langsung ke Estadio Jose Alvalade yang lama untuk, melihat saya bermain secara langsung, dan dia akan merasa sangat gugup dalam pertandingan besar hingga dia bisa mengalami pingsang hingga beberapa kali, dia pingsan. Para dokter akan mulai berdatangan dan meresepkan obat penenangnya hanya untuk menyaksikan pertandingan saya."

"Dan setelah stiap saya menyelesaikan pertandingan, saya akan berkata kepadanya "Ingat saat Ibu tidak perduli dengan sepakbola?" :D

"Aku mulai bermimpi lebih besar dan lebih besar lagi. Aku ingin bermain untuk tim nasional, dan juga aku ingin bermain untuk Manchester United, karena saya selalu menonton Liga Premier Inggris di TV setiap saat, Saya sangat terpesona dengan seberapa cepat pergerakan dari para pemain dan lagu-lagu yang disenandungkan saat pertandingan berlangsung di bumi atmosfer tersebut. Hal tersebut sangat menyentuh saya."

"Disaat saya berhasil menjadi salah satu bagian dari Manchester United, hal ini adalah momen yang sangat membanggakan bagi saya, akan tetapi saya pikir ini adalah  momen yang bahkan jauh lebih mulia bagi keluarga saya."

Pertama kali Cristiano Ronaldo Mendapatkan Penghargaan Ballon d'Or pada tanggal 2 Desember 2008

"Pada saat pertama kali memenangkan piala, hal ini sangat emosional buat saya. Saya ingat ketika saya memenangkan trofi Liga Champions pertama kali bersama Manhcester, itu adalah perasaan yang sangat fantastis dan luar biasa. Sama juga halnya ketika saya berhasil mendapatkan Ballon d'Or pertama saya. Tapi mimpi saya terus bertambah besar. Itu adalah titik mimpi, kan ? Saya selalu mengagumi Madrid, dan saya menginginkan sebuah tantangan baru. yakni, saya ingin memenangkan piala di Madrid, dan memecahkan semua catatan, dan menjadi legenda yang selalu di ingat dalam klub."

"Salama delapan tahun terakhir, saya telah melewati banyak sekali hal-hal yang luar biasa bersama madrid, terutama pencapaiannya. Akan tetapi, sejujurnya memenangkan piala di kemudian hari dalam karir saya telah menjadi jenis emosi yang berbeda. Terutama adalah dua tahun terakhir ini, di Madrid, jika Anda tidak memenangkan segalanya, orang lain akan menganggapnya sebagai suatu kegagalan, inilah  harapan terbesarku, dan ini adalah perkerjaanku."

foto saat: Cristiano Ronaldo sedang memakaikan sepatu anaknya cristiano Ronaldo Jr (sumber: Matagol)

"Namun ketika Anda adalah seorang Ayah, itu adalah perasaan yang sama sekali tak sama. Perasaan yang tidak bisa dijelaskan dengan kata-kata. Inilah sebebnya mengapa waktuku di madrid sudah spesial. Saya menjadi pesepak bola, ya, tapi saya juga seorang ayah."

"Waktu untuk bersama anak saya yang akan selalu saya ingat dengan jelas. Disaat saya memikirkan hal ini, saya merasa hangat"

"Itu adalah saat di lapangan setelah kami memenangkan final Liga Champions terakhir di Cardiff, Kami membuat sejarah malam itu. Ketika saya berada di lapangan setelah peluit akhir, rasanya saya telah mengirim pesan ke seluruh dunia, Tapi kemudian anak laki-laki saya datang ke lapangan untuk merayakannya bersama saya. . . . dan itu rasanya seperti (Ronaldo mengacungkan jari Jempol seraya sambil tersenyum)."

"Tiba-tiba seluruh emosi berubah. Dia berkeliaran bersama dengan putra Marcelo. Kami memegang trofi bersama. Lalu kami berjalan mengelilingi lapangan dengan bergandengan tangan."

"Ini adalah rasa sukacita yang tidak saya mengerti sampai saya telah menjadi seorang ayah, Ada begitu banyak emosi yang terjadi bersamaan sehingga Anda bisa menggambarkan perasaan itu dengan kata-kata. Satu - satunya hal yang bisa saya bandingkan adalah bagaimana perasaan saua saat saya melakukan pemanasan di Madeira dan saya melihat ibu dan saudara perempuan saya sama sama meriuk di tribun."

"Dan ketika kami semua kembali ke Bernaberu untuk merayakannya, Cristiano Ronaldo Jr dan Marcelito sedang bermain-main di lapangan di depan smua penggemar. itu adlah pemandangan yang jaih berbeda dari pada saat saya bermain di jalanan seusianya, tapi saya harap perasaan anak saya sana debgab saya. 'Menino querido da familia' (ucap Ronaldo dalam pahasa portugal yang artinya adalah anak keluarga tercinta)."

Setelah menajalani 400 pertandingan bersama Madrid, kemenangan masih merupakan ambisi utama Ronaldo. Dia pikir dirinya terlahir seperti itu. Tapi perasaannya saat menang pasti telah berubah dan itu adalah babak baru untuknya.

"Usai menjalani 400 pertandingan dengan Madrid, kemenangan masih merupakan ambisi utama saya. Saya pikir saya terlahir dan telah ditakdirkan seperti itu. Tapi perasaan saya setelah menang pasti telah berubah, Ini adalah babak baru dalam hidupku. Saya mendapatkan pesan khusus yang terukit di sepatu Mercurial baru saya. ini benar di tumit, dan kata-kata itu adalah hal terakhir yang saya baca sebelum saya melepaskan sepatu saya dan pergi ke terowongan.

"Ini seperti pengingat terakhir... sebuah motivasi akhir. dikatakan, 'Es Sueno del nino' (artinya adalah mimpi dari anak itu)."

Pada akhirnya, tentu saja misiku seperti dulu. Saya ingin terus memecahkan rekor di Madrid, 'Saya selalu ingin memenangkan gelar terbaik dan terbanyak' ini hanya sifat saya.

Namun yang terpenting bagiku adalah tentang waktu di Madrid, dan apa yang akan kukatakan kepada cucu-cucuku kelak tentang bagai mana aku dulu berjalan diatas rumput hijau dilapangan sebagai juara, bergandengan dengan anak  ku yang masih kecil, saat aku berusia 95 tahun nanti.

Demikianlah berita yang mengenai perasan Ronaldo terhadap keluarganya, dan bagaimana baginya menjadi sorang ayah.

Lihat juga berita-berita olahraga terlengkap lainnya di sini << Agen Berita Bola Online Terupdate >>

Post by: Nano Fasther
[Sumber : Sky Sport dan Matagol]

Comments

Popular posts from this blog

Perjalanan Karier Ilija Spasojevic, Hingga Bisa Menjadi WNI

Ancelotti: Milan Perlu Waktu untuk Bersaing di Papan Atas

Inter Mewaspadai Sampdoria Yang Sedang Tampil Ok