Mourinho: Sebuah Kesalahan Dapat Menentukan Hasil Pertandingan

Jose Mourinho (Foto Jason Cairnduff/ Action Images via Reuters)

FasterNanoJose Mourinho selaku manajer dari Manchester United, memperkirakan laga saat menjamu Tottenham Hotspur adalah pertandingan yang sulit secara taktik. Namun detail-detail dan kesalahan adalah kunci untuk menentukan hasil dari kemenangan.

Dalam laga pertandingan di Old Trafford Stadium, Sabtu, 28 Oktober 2017, Malam 18:30 WIB. Manchester United berhasil menang tipis 1 - 0 atas Tottenham Hotspur. Satu gol penentu kemenangan tersebut berhasil di ciptakan oleh, Anthony Matrial di menit ke-81, dengan assist dari Romelu Lukaku.

Pertandingan yang bergelora, relatif seimbang, karena kedua belah pihak sama-sama bermain dengan penuh kerja keras, untuk mencari celah kecil dari kesalahan musuh. Baik pihak United maupun Spurs, keduanya sama-sama tercatat membuat empat kali percobaan tembakan yang mengarah ke gawang.


Pada akhirnya, yang menentukan hasil dari pertempuran kedua tim adalah konsentrasi. United berhasil memetik keunggulan setelah pertahanan Spurs melemah sejenak. Bola mati yang dilepaskan De Gea dari kotak penalti Manchester United berhasil menemui Lukaku, dengan operan trobos dari sundulan lukaku berhasil menemui Matrial. Secara khusus Eric Dier, lengah dan gagal membaca pergerakan dari Matrial.

Dier tak berhasil mengamankan bola yang datang, dirinya melakukan takel untuk menahan bola yang di tembak oleh Matrial. Usahanya gagal dan menyebabkan bola berhadapan langsung penjaga gawang. Hugo Lloris yang mati langka gagal mengamankan bola, skor 1 - 0 untuk United.

Seusai pertandingan tersebut, melalui konferensi pers yang dilakukan, Mourinho mengatakan bahwa pertandingan tersebut sangatlah sulti. Dirinya juga sempat berpikir bahwa skor akhirnya akan berakhir dengan skor kaca mata ataupun imbang.

"Itu adalah pertandingan yang sulit bagi kami, bisa saja berkahir dengan skor imbang. Kedua tim sama-sama bermain untuk menang, namun keduanya juga tahu bahwa musuh sama-sama lawan yang kuat," kata Mourinho kepada Sky Sports.

"Terbebas dari Dale Alli, kami mengontrol mereka dengan maksimal, Ini adalah pertandingan yang secata taktik, sulit untuk kedua tim, dan ini juga diwasiti dengan baik. Sungguh pertandingan yang keras, dan agresif."

"Kami telah tahu, jika saja kami membuat satu saja kesalahan pertahanan, bisa saja kami yang kalah dalam pertandingan tersebut, seperti yang terjadi kepada mereka. Kami berusaha dan bekerja denga keras, dan kami laya untuk mendapatkan kemenangan ini," imbuh Mourinho seperti di kutip dari BBC news. 


Jose Mourinho memberika Isyarat 'Diam' kepada para Kritikus Manchester United (foto: Sky Sport)

Mourinho juga sempat menjelaskan isyarat jari telunjuk yang sempat Dirinya tunjukkan kepada kameramen Sky Sport selepas bunyi pluit panjang babak kedua.

Jose menjelaskan istilah jari telunjuk tersebut adalah menuyuruh kepada para kritikus Manchester United untuk lebih tenang, dan tidak terlalu banyak berbicara. Dia juga mengatakan bahwa istilah tersebut di tujukannya khusus hanya untuk para kritikusnya, bukan di tujukan kepada pihak musuh.

"Beberapa orang berbicara terlalu banyak, tenanglah, dan lebih santailah," jelas Mourinho.

"Jangan teralalu banyak berbicara, bicara ini, bicara itu, santai, santailah sedikit, jangan terlalu gugup, dan jangan terlalu bersemangat."

"Tidak [tidak diarahkan kepada pihak musuh] Mereka melakukan pekerjaan mereka dengan sangat benar, dan kami belum sampai pada pertandingan di mana saya sendiri, Mauricio Pochettino, staf saya dan stafnya memiliki masalah."

"Kami bermain menghadapi satu sama lain telah begitu sering sejak di Spanyol, dan kami memiliki hubungan yang sangat bagus, [apakah] kami kalah, atau kami menang Saya tidak tahu apakah kami menggambar, tapi kami selalu benar satu sama lain," terang pelatih asal Portugal tersebut.

Mourinho juga mengatakan: "Sekali lagi saya lebih bahagia, karena kmai mengalahkan tim yang sangat bagus, dan Saya sangat menyukai tim ini."

"Saya menyukai banyak penampilan kami, terlepas dari hasilnya, jika hasilnya 0 - 0 ataupun 1 - 1, perasaan saya kepada para pemain akan tetap sama, karena mereka benar-benar telah memberikan segalanya."

"Disetip bola, baik itu bola terpenting dalam hidup mereka, kosentrasi dan fokus juga ada di sana, dan kami tidak dapat melupakan kualitas tim yang sedang kami hadapi."

Comments

Popular posts from this blog

Perjalanan Karier Ilija Spasojevic, Hingga Bisa Menjadi WNI

Ancelotti: Milan Perlu Waktu untuk Bersaing di Papan Atas

Inter Mewaspadai Sampdoria Yang Sedang Tampil Ok